Kendala Bagi Penulis Pemula

Kendala Bagi Penulis Pemula
Oleh: Soe86

Terima kasih kepada indonesiana karena mengisinkan saya belajar menulis di site ini.
Tanpa harus di uji, saya tergolong orang yang awam, miskin wawasan dan akhirnya bingung bagaimana caranya jadi penulis? Saya akhirnya mencoba mencari petunjuk tentang langkah-langkah menjadi penulis di berbagai media, terutama di internet. Banyak informasi yang bagus mengenai masalah saya ini, tetapi tetap saja saya mengalami kesusahan pada saat ingin menulis. Nah, itulah alasan saya membuat coretan ini yang berjudul "Kendala Bagi Penulis Pemula".

Mengapa kendala? Pada saat saya mulai menuliskan sesuatu (termasuk tulisan ini), selalu terbentur dengan penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar. Saya selalu berpikir bahwa sebuah coretan itu (baca: tulisan) baru dianggap sebagai "tulisan" jika menggunakan bahasa Indonesia yang formal. Seperti hal yang di katakan Marjohan M.Pd (klik di sini untuk melihat tulisan aslinya), banyak alasan yang muncul ketika seseorang hendak menulis. Beliau mengatakan:
Menulis adalah aktivitas yang sulit bagi sebagian orang. Banyak orang mengatakan bahwa menulis itu sungguh sulit. Ada yang mengatakan tidak punya waktu untuk menulis, kalau menulis mata menjadi berair. Ada pula yang senang berlindung berlindung dibalik alasan dan kata “tapi”. Saya ingin menulis tapi sibuk, saya ingin menulis tapi anak sering mengganggu, saya ingin …”tapi”, dan masih ada belasan alasan dibalik kata “tapi” (Marjohan M.Pd ).
Apa yang dikatakan oleh mas Marjohan di atas juga terjadi pada diri saya. Masalah penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sepertinya hanya alasan saya saja untuk tidak menulis. Buktinya, banyak tulisan yang diterbitkan dalam bentuk buku dan disenangi oleh banyak pembaca justru karena bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari, meskipun kadang diselingi dengan penjelsan yang formal. Kembali saya kutip tulisan Marjohan:

Rasa ingin tahu saya tentang bagaimana menjadi penulis terobati saat saya berkenalan dengan berbagai buku biografi para penulis. Ada tetangga saya, Bapak Maran mantan Camat di kota Payakumbuh yang bisa bermain biola dan memiliki koleksi buku-buku. Maka saya sangat suka membaca biografi Ernest Hemingway, Zakiah Daradjat, Buya Hamka dan beberapa biografi penulis novel dan saya menjadi tahu bahwa untuk menjadi penulis diperlukan latihan dan pembiasaan untuk menulis- mencurahkan gagasan, ide dan pengalaman (Marjohan M.Pd).
Nampaknya menjadi penulis itu adalah sesuatu yang rumit tetapi sederhana. Maksudnya apa? Menulis itu rumit karena dibutuhkan ketekunan dan kesabaran, karena tidak semua orang bisa menekuni bidang ini dan begitu juga dengan rasa sabar. Dia (baca: menulis) sederhana karena latihannya tidak membutuhkan biaya, cukup dengan menuliskan sesuatu yang kita pikirkan secara kontinu (semangat untuk menulis harus tetap dijaga), Insya Allah suatu saat akan menjadi penulis yang hebat. Sungguh sebuah keberuntungan bagi saya pribadi karena diundang oleh Indonesiana untuk bergabung di site sini. Jadi, saya bisa banyak latihan.
Kemampuan menulis ternyata adalah sebuah keterampilan. Semua orang bisa menjadi penulis asal dia banyak berlatih dan menyenangi aktivitas menulis. Menulis bisa mendatangkan manfaat. Penulis bisa berbagi ide dan opini dengan pembaca, bisa memperoleh honor dan sangat membantu bagi guru untuk memperoleh skor portofolio untuk sertifikasi guru. Penulis artikel bisa mengembangkan diri menjadi penulis buku dan memperoleh banyak teman (Marjohan M.Pd).
Nah, saya pikir seperti itulah tips menulis ini (tidak usah terlalu panjang karena menulis itu memang sederhana, hehehe, itu kata mas Marjohan M.Pd). Semoga bermanfaat, baik bagi orang lain terlebih untuk diri saya. "Kapan lagi bisa menulis jika tidak dilatih dari sekarang"

Baca juga Tips Menjadi Penulis di sini dan di sini

6 komentar

marjohan atau joe 27 Maret 2010 22.31

terima kasih, dan saya yakin banyak orang indonesia yang akan jadi penulis. Ada ratusan juta orang hidup di Indonesia dan yang menulis atau jadi penulis cuma nol koma sekian persen.. mereka itu adalah kita kita dan kita adalah mendidik atau ikut menyumbang fikiran dan ide positif buat mereka , buang beloved country...Indonesia.

Indonesiana 28 Maret 2010 04.49

Terima kasih juga buat joe (biar lebih akrab, hehe). Mudah-mudahan site ini menjadi salah satu media yang berguna buat anak bansa. Amien. Postingan joe sangat bagus. Terima Kasih

Anonim

Wah, makasih buat semuanya. aku jg mau belajar nulis, bisa bergabung g? Gratis g? kalo bisa, gimana carana?

ahmad ismail 1 April 2010 10.40

betul soe,,, menulis lahir dari sebuah ketekunan, kesabaran dan rajib berlatih merangkai kalimat demi kalimat... tidak serta merta jadi begitu saja.... menurut Dr. Munsi Lampe, dibutuhkan kesabaran tingkat tinggi dan kegigihan serta rajin berlatih,, itu kuncinya... yang terpenting juga ialah rajin membaca (waktuku dirumahnya cerita-cerita)..

soe86 3 April 2010 11.31

Betul-betul...

Andyn

Thank untuk artikel ini, aq jadi semangat mnulis...

Poskan Komentar